puisi menunggu
MENUNGGU WAKTU
Ku tak ingin menyiksa diriku sendiri
Ku tak ingin melihat diriku ini terpatri
Ku tak ingin menanti hal tak pasti
Tak ingin lagi menaruh harapan pada
semua ini
Tak ada yang perlu disesali
Semu kini telah jauh pergi
Tapi dalam isi hati..
Aku begitu merindu padamu yang dulu ku
puja hati
Tak tau apa yang harus terjadi
Kau mungkin telah lupa pada dirimu
sendiri
Asyik pada drimu saat ini
Tak perduli pada diri ini
Yang telah cukup lama menanati
Menanati pada sore dan pagi
Menunggu mentari berseri
Mendengar semua isi hati..
Tapi….
Mugkin khayalan tinggal khayalan
Aku tak mungkin bisa bersama dengan
dikau sang pujaan
Tak mungkin..
Aku begitu bimbang
Dengan semua yang aku rasakan
Terasa sudah lelah kini
Dan aku mulai menyadari
Apakah memang aku tak mungkin lagi
disisni
Mengisi relungmu yang telah pergi
Ku begitu hampa
Menunggu hal yang kau berikan
Aku telah cukup lelah
Dengan sikapmu yang tak terarah
Aku tak tau lagi harus bagaimana
Apakah aku harus melupakn semua tentang
kita
Ataukah aku harus sedia menunggu sampai
kau berani
Tapi…
Apakah kau akan menyatakan padaku
Ataukah jika aku telah menunggu
Untuk kesekian kalinya harus termangu
Menuggu waktu..
Itulah jawabanmu
Aku benar benar sudah mulai jenuh
Tentang apa yang kau berikan penuh
Padaku untuk menghapus peluh
Yang ada pada seluruh tubuh
Dan aku masih menunggu
Mimpi indah kan menghampiri
Merajut tali yag telah terimpi
Hingga senja dan jingga mengampiri…..

Komentar
Posting Komentar